Jakarta | tv7online, Pemerintah menjamin tidak akan ada fasilitas khusus yang diberikan kepada tahanan baru, sekalipun itu terhadap Nunun Nurbaetie Daradjatun, mantan istri petinggi Polri yang menjadi tersangka dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Apabila diketahui diberikan fasilitas khusus di dalam tahanan, maka kepala rutan (Karutan) Pondok Bambu itu akan dicopot.
"Kalau ada yang aneh-aneh, saya akan copot (Kepala Rutan Pondok Bambu). Itu benar, saya tidak akan ragu-ragu," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI, Taswin Tarip, di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu 11 Desember 2011, seperti yang dirilis Vivanews.com.
Taswin menjamin tak ada perlakuan khusus terhadap tersangka cek pelawat yang juga istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu. Apalagi pemberian fasilitas 'wah'. Maka itu, Taswin mengimbau publik dan media tidak terburu membentuk opini masyarakat.
Bila terbukti adanya pemberian fasilitas khusus, Taswin tidak ragu mencopot Kepala Rutan khusus wanita itu. "Tidak ada keraguan saya untuk copot siapapun juga. Jadi, jangan bikin opini-opini. Ini kan hanya tahanan titipan. Semua masalah di KPK, tanya pada KPK," ujar Taswin.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sihabuddin juga mengatakan hal serupa. Bahkan Sihabuddin menyebut Nunun sedang terlelap tidur di atas kasur tipis. "Nunun berada di dalam kamar berukuran 5,7 x 4 meter bersama 33 tahanan lainnya," ujar Sihabuddin di Pondok Bambu.
Hal senada disampaikan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana melalui pesan BlackBerry Messenger. Menurut Denny, tidak ada fasilitas istimewa yang diberikan kepada Nunun selama di tahanan.
"Ibu Nunun cuman datang dengan pakaian dan obat-obatan. Saya perintahkan Kepala Rutan Pondok Bambu untuk memastikan semua berjalan baik, tanpa penyimpangan," ujar Denny Indrayana. (toha/viv)
Newer news items:
- Kejari perak Siap Sidangkan Kasus Live Sex 'Kevin & Devi' - Jumat, 17 Mei 2013
- Sidang Korupsi Universitas Negeri Malang Sarat Rekayasa - Jumat, 17 Mei 2013
- Nanang Ibrahim SH, MH : "Berkas Anggota Dewan Sampang Dilimpahkan PN Surabaya," - Kamis, 16 Mei 2013
- Limantoro 'San jipak' Santoso Jadi Buruan Top Jaksa - Jumat, 10 Mei 2013
- Saling Lapor, Kasus Aktivis Buruh Mahfud Zakaria Dilanjutkan - Jumat, 10 Mei 2013
Older news items:
- Polda Jatim Berhasil Ungkap “Pelaku” Atas Tewasnya Briptu Edi - Sabtu, 10 Desember 2011
- Debt Colector Usai 'Nyabu' Ditangkap Polisi - Sabtu, 10 Desember 2011
- Mantan PNS Itu Akhirnya Divonis Bebas Oleh Hakim Unggul - Jumat, 09 Desember 2011
- Kades Sundahyati Kembali Laporkan Balik Gindrang - Rabu, 07 Desember 2011
- Warnet Jenggolo Diduga Jadi Ajang 'Mesum' - Rabu, 07 Desember 2011


